Skip to main content

Adakah Uber, Grabcar dan Go-Car di Kota Malang dan Kota Batu Jawa Timur?

Transportasi berbasis aplikasi menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat metropolitan di beberapa kota besar di Indonesia, baik layanan dengan armada roda dua maupun roda empat. Di Kota Malang dan Batu saat ini baru tersedia layanan transportasi online dengan roda dua atau ojek yang disediakan oleh Go-Jek Indonesia yang barusaja beroperasi mulai bulan Mei 2016.

Untuk layanan transportasi berbasis aplikasi dengan armada roda empat atau yang sering disebut dengan taksi online, sayangnya di kedua kota wisata ini masih belum tersedia. Saat kami mencoba tiga aplikasi ride-hailing dari tiga perusahaan yang berbeda untuk memesan taksi online (UberX, GrabCar dan Go-Car) di beberapa titik lokasi di Kota Malang dan Batu, kami mendapatkan hasil yang sama, yaitu layanan belum tersedia.

Untuk aplikasi Go-Jek kami hanya bisa melihat armada ojek online (Go-Ride) di kedua kota tersebut, sedangkan untuk layanan Go-Car kita mendapatkan notifikasi “Car not available: Not available in your area yet.” uda tahu kan maksudnya apa.

go-car batu malang
GoCar di Malang dan Batu belum tersedia

Untuk aplikasi dari perusahaan asal San Francisco, USA – Uber, kita hanya bisa mencari lokasi penjemputan atau meletakkan pin penjemputan disana, namun tidak ada tombol untuk konfirmasi lokasi penjemputan. Ini artinya, ya layanan ini belum secara resmi dibuka disana.

Jika kamu berencana bepergian ke kota yang sudah terdapat layanan Uber, kamu bisa mencoba Uber gratis dengan hanya memasukkan kode promo BACPRFRIDAOC saat mendaftar. Baca selengkapnya disini.
Uber Batu Malang
Tidak Ada layanan Uber

Untuk aplikasi GrabCar sedikit aneh, karena saat kami mencobanya, kita tetap bisa menentukan lokasi penjemputan dan lokasi tujuan. Bahkan kita bisa melihat tarif yang akan kita keluarkan untuk mendapatkan layanan tersebut, seperti dari Bandara Abdul Rachman Saleh ke Kota Batu yang bertarif Rp 135,000. Tapi ya itu, tidak ada armada roda empat (mobil) yang tersedia disana, sehingga sama saja, tidak bisa dipesan.

grab di malang batu
Tidak ada armada GrabCar di Malang dan Batu

Menggunakan Uber, GoCar atau Grabcar dari Surabaya atau Bandara ke Kota Malang/Batu

Meskipun layanan taksi online belum tersedia di dua Kota Wisata ini, namun kamu masih punya peluang untuk menggunakan Uber dari Bandara Juanda (SUB) dengan tujuan ke dua kota ini. Namun ini juga tergantung kesediaan si driver, meskipun tidak mudah mendapatkan driver yang mau mengantarkan jarak jauh lintas kota, tapi ada beberapa yang bersedia (dengan beberapa syarat), seperti yang menawarkan jasanya melalui kolom komentar di postingan kami yang lain.

kode voucher zenrooms

Baca Juga

18 Komentar

  1. Saya siap jemput di malang atau jemput di kota surabaya untuk antar ke malang..
    Dan saya siap anter di daerah malang..
    M.lukman 082143159716

  2. untuk city tour, atau antar jemput surabaya-malang bisa hubungi kami di 081357576099 aja, dijamin mobil bersih dan kondisi bagus. untuk driver pelayanan terjamin.

  3. Saya siap mengantar dan menjemput dari malang ke tujuan anda no hp 0822 3380 8592, 0858 5375 2953, 0896 9712 6232 (call / sms)

  4. Saya Siap melayani Antar Jemput. Wilayah Malang – Kota Wisata Batu dan Surabaya Juanda, Stasiun Pasar Turi.
    TLP/WhatsUp :
    081515421218

  5. Siap melayani antar dan jemput kota malang dan kota batu..
    Bisa juga sekalian antar ke juanda..
    Siap juga meyani penuh untuk 1 hari mengantar ke tempat wisata di malang dan batu..
    Hubungi 082143159716
    M.lukman

  6. Yaiyalah gak masuk” ke malang. Emang sengaja ditolak oleh pemkot malang dan batu… karna dianggap akan membuat banyaknya pengangguran. Malang batu terkenal dengan kota pariwisata yg lumayan banyak pengunjungnya, dan 60% pengangguran di kota malang kini sudah beralih sebagai driver rent_car, yg berarti berkurangnya pengangguran di kota malang dan batu. Jika transport online masuk ke kota malang dan batu, maka pengangguran bertambah semakin banyak, karna hanya orang yg memiliki kendaraan atas nama sendiri yg diperbolehkan mendaftar sebagai drivernya. Pasti pemkot akan memilah memilah kembali dengan akan masuknya transportasi online roda 4 ke malang dan batu, karna jika semakin banyak pengangguran dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan maka bisa saja di kota malang dan batu akan banyak tindak kejahatan yg dilakukan karena kebutuhan yg semakin tinggi dan sangat sempitnya lapangan pekerjaan… masukan juga untuk pengurus transport online roda empat, jangan sampai selalu di patokkan pada , hanya yg memiliki mobil atas namanya sendiri yg boleh mendaftar sebagai driver online… terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *